Selasa, 12 April 2016

HOME

Fallout 4


Hype, kata yang satu ini tampaknya sudah cukup untuk menggambarkan posisi Fallout 4 di mata gamer saat ini. Bagaimana tidak? Menjadi salah satu game yang paling diminta dari Bethesda sejak eksistensi Skyrim yang fenomenal, Fallout 4 akhirnya diperkenalkan kepada publik dengan cara yang tidak biasa. Berbeda dengan proyek kebanyakan yang biasanya diumumkan 1-2 tahun sebelum rilis untuk memancing lebih banyak perhatian, Bethesda cukup optimis bahwa Fallout 4 hanya butuh waktu beberapa bulan sebelum rilis. Optimisme yang terbayar manis. Hanya dalam hitungan hari sejak rilis, ia memang menorehkan angka penjualan yang luar biasa. Angka yang bahkan cukup untuk membuat pengunjung situs dewasa menurun dengan jumlah yang cukup signifikan... Selengkapnya>

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain



Metal Gear Solid V: The Phantom Pain adalah game bergenre open world stealth adventure yang dikembangkan oleh Kojima Production dan dirilis oleh Konami untuk konsol PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One, dan PC mulai 1 September 2015. Game ini merupakan sekuel dari Metal Gear Solid: Ground Zeroes, sekaligus menjadi seri Metal Gear Solid atau MGS terakhir yang ditangani oleh sutradara game Hideo Kojima.... Selengkapnya>

Lords Of The Fallen

Pernahkah Anda membayangkan pada jadinya jika manusia memberontak melawan Tuhannya sendiri? Bahwa rasa tamak akan kebebasan akhirnya membuat manusia menemukan cara untuk melakukan hal tersebut. Lewat sebuah perangkap, manusia berhasil membunuh Tuhan dengan harapan mereka bisa menentukan nasib dunianya sendiri. Di nafasnya yang terakhir, Ia menciptakan sebuah gunung raksasa yang disebut sebagai Hand of God Mountains. Namun apa yang diharapkan manusia ini justru berbalik menyerang. Ribuan tahun setelah event menakutkan yang satu ini, sang Tuhan hidup kembali dengan satu misi utama – balas dendam. Ia mengobarkan perang terhadap manusia..... Selengkapnya>
Lords Of The Fallen

Pernahkah Anda membayangkan pada jadinya jika manusia memberontak melawan Tuhannya sendiri? Bahwa rasa tamak akan kebebasan akhirnya membuat manusia menemukan cara untuk melakukan hal tersebut. Lewat sebuah perangkap, manusia berhasil membunuh Tuhan dengan harapan mereka bisa menentukan nasib dunianya sendiri. Di nafasnya yang terakhir, Ia menciptakan sebuah gunung raksasa yang disebut sebagai Hand of God Mountains. Namun apa yang diharapkan manusia ini justru berbalik menyerang. Ribuan tahun setelah event menakutkan yang satu ini, sang Tuhan hidup kembali dengan satu misi utama – balas dendam. Ia mengobarkan perang terhadap manusia.


Seorang pahlawan dengan masa lalu kelam, kalimat ini tampaknya pantas untuk menyimpulkan siapa sebenarnya sosok Harkyn – karakter utama yang Anda gunakan. Di sebuah dunia yang disebut-sebut tanpa pengampunan dosa sama sekali, Harkyn – seorang kriminal dilepaskan dari penjara dengan misi untuk menyelamatkan manusia yang tengah mengobarkan perang yang terlihat mustahil untuk dimenangkan. Semua Runes berbentuk tato yang terukir di wajahnya menjadi semacam bukti untuk semua kejahatan yang sempat ia torehkan sebelumnya.

Mencari sebuah penebusan, dibantu dengan sang mentor terdekat – Kaslo, Harkyn pun mulai berjuang untuk memukul mundur pasukan monster dan iblis yang lahir dari dunia kelam bernama Rhogar. Pertempuran yang membawanya masuk ke dunia menyeramkan tersebut. Klise memang, namun jalinan cerita inilah yang ditawarkan oleh Lords of the Fallen. Anda akan membawa Harkyn bertarung dari satu tempat ke tempat lainnya, sembari berusaha menundukkan pasukan iblis yang ia temui, dari sekedar prajurit rendahan hingga para jenderal raksasa yang siap untuk menghabisi Anda dengan begitu cepat.



Lantas, perjalanan seperti apa yang harus ditempuh oleh Harkyn ini? Mampukah ia memukul mundur pasukan Iblis yang hendak menghancurkan umat manusia ini? Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu bisa Anda temukan dengan memainkan Lords of the Fallen ini.

Senin, 11 April 2016

2016 Release Date

January

  • Amplitude (PS4) – January 5
  • Hardware: Rivals (PS4) – January 5
  • Assassin’s Creed Chronicles: India (PC, PS4, Xbox One) – January 12
  • The Banner Saga (PS4, Xbox One) – January 12
  • Resident Evil Zero HD Remaster, and Resident Evil Origins Colection (PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One – January 19
  • Darkest Dungeon (PC, PS4) – January 19
  • The Deadly Tower of Monsters (PC) – January 19
  • A Boy and His Blob (PC, PS4, Xbox One) – January 19
  • Homeworld: Deserts of Kharak (PC) – January 20
  • The Witness (PC, PS4) – January 26
  • Lego Marvel Avenger (PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One) – January 26
  • Final Fantasy Explorers (3DS) – January 26
  • Slain (PC) – January 27
  • Torment: Tides of Numenera beta Steam Early Access (PC) – January 26
  • Sébastien Loeb Rally Evo (PC, PS4, Xbox One) – January 29
  • Bombshell (PC) – January 29
  • This War Of Mine:The Little One (PS4, Xbox One) – January 29
  • Rise of the Tomb Raider (PC) – January 28

February
  • Cobalt (PC, Xbox One, Xbox 360) – February 2
  • Not a Hero (PS4) – February 2
  • Crypt of the Necro Dancer (PS4, Vita) – February 2
  • Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4 (PC, PS4, Xbox One) – February 5
  • XCOM 2 (PC) – February 5
  • Dying Light:The Following DLC (PC, PS4, Xbox One) – February 9
  • Firewatch (PC, PS4) – February 9
  • Arslan The Warriors of Legend (PC, PS4, Xbox One) – February 9
  • Assassin’s Creed Chronicles: Russia & trilogy pack (PC, PS4, Xbox One) – February 9
  • Unravel(PC, PS4, Xbox One) – February 9
  • Earth Defense Force 4.1 The Shadow of New Despair (PS4) – February 12
  • The Ship:Remaster (PC) – February 15
  • Street Fighter(PC, PS4) – February 16
  • Layers of Fear (PC, Xbox One, Xbox 360) – February 16
  • The Escapists: The Walking Dead (PS4) – February 16
  • Tron Run/r (PC, PS4, Xbox One) – February 16
  • Rainbow Moon (PS4) – February 16
  • Pillars of Eternity: The White March expansion – Part 2 (PC) – February 16
  • Rocket League (Xbox One) – February 17
  • Danganronpa:Triger Happy (PC) – February 18
  • Fire Emblem: Fates (3DS) – February 19
  • Far Cry Primal (PS4, Xbox One) – February 23
  • PVZ:Garden Warfare (PC, PS4, Xbox One) – February 23
  • The Walking Dead: Michonne (PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One) – February 23
  • Hitman Go: Definitive Edition (PC, PS4, PS Vita) – February 23
  • Disgaea (PC) – February 24
  • The Flame in the Flood (PC, Xbox One) – February 24
  • Superhot (PC) – February 25
  • Bravely Second: End Layer (3DS) – February 26 (EU)
  • Soul Axiom (PC) – February 29
March
  • Far Cry Primal (PC) – March 1
  • Mortal Kombat XL (PS4, Xbox One) – March 1
  • Gears of War: Ultimate Edition (PC) – March 1
  • The Division (PC, PS4, Xbox One) – March 8
  • Kholat (PS4) – March 8
  • The Guest (PC) – March 10
  • Deathsmiles (PC) – March 10
  • Hitman-Episode 1(PC, PS4, Xbox One) – March 11
  • Samurai Warriors 4 Empires (PS4) – March 11
  • Ori and the Blind Forest: Definitive Edition (PC, Xbox One) – March 11
  • WWE 2K16 (PC) – March 11
  • EA Sports UFC 2 (PS4, Xbox One) – March 15
  • Salt and Sanctuary (PS4, Vita) – March 15
  • Need for Speed (PC) – March 15
  • Paragon (PC Early Access) – March 18
  • Mario & Sonic at the Rio 2016 Olympic Games (3DS) – March 18
  • Fallout 4: Automatron DLC – (PC, PS4, Xbox One) – March 22
  • Republique (PC, PS4, Xbox One) – March 22
  • Day of the Tentacle Remastered (PC, PS4, PSVita) – March 22
  • Samorost 3 (PC) – March 24
  • Trackmania Turbo (PS4) – March 25
  • Adrift (PC, PS4, Xbox One) – March 28
  • MLB The Show 16 (PS3, PS4) – March 29
  • Killer Instinct: Season 3 (Xbox One, Windows 10) – March 29
  • Resident Evil 6 re-release (PS4, Xbox One) – March 29
  • Minecraft: Story Mode – Episode 5 (PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One) – March 29
  • Hyrule Warriors Legends (3DS) – March 25
  • The Descendant – Episode 1 (PC) – March 25
  • MXGP 2 The Official Motocross Videogame (PC, PS4, Xbox One) – March 31
  • Hyper Light Drifter (PC) – March 31
April
  • Quantum Break (Xbox One) – April 5
  • Enter the Gungeon (PC, PS4) – April 5
  • Dirt Rally (PS4, Xbox One) – April 5
  • Dark Souls 3 (PC, PS4, Xbox One) – April 12
  • Destiny Spring Update (PS4, PS3, Xbox 360, Xbox One) – April 12
  • Ratchet & Clank (PS4) – April 12
  • Fallout 4: Wasteland Workshop DLC – (PC, PS4, Xbox One) – April 12
  • Bravely Second: End Layer (3DS) – April 15 (US)
  • The Banner Saga 2 (PC) – April 19
  • Battlefleet Gothic: Armada (PC) – April 21
  • Star Fox Zero (Wii U) – April 22
  • Star Fox Guard (Wii U) – April 22
  • Dungeons 2 (PS4) – April 22
  • Alienation (PS4) – April 26
  • Hitman – Episode 2 Italy (PC, PS4, Xbox One) – April 26
  • Lost Reavers (Wii U) – April 28
  • Yo-Kai Watch (3DS) – April 29 Europe
  • Time Machine VR (PC) – April
  • Pixel Privateers (PC) – Quarter 1

June
  • No man's sky (PC, PS4) – June 21
  • Ark:survival Evolved (PC, PS4, Xbox One) – official launch for the Early Access game on all platforms
  • Assetto Corsa (PS4, Xbox One) – June 3
  • Odin Sphere: Leifthrasir (PS3, PS4, Vita) – June 7
  • Kirby: Planet Robobot (3DS) – June 10
  • Deadlight: Director’s Cut (PC, PS4, Xbox One) – June 21
  • Resident Evil:Umberella Corps(PC, PS4) – June 21
  • Tokyo Mirage Sessions FE (Wii U) – June 24
  • Mario & Sonic at the Rio 2016 Olympic Games (Wii U) – June 24
  • LEGO Star Wars: The Force Awakens (3DS, PC, PS3, PS4, Vita, Wii U, Xbox 360, Xbox One) – June 28
  • Star Ocean 5: Integrity and Faithlessness (PS4) – June 28
  • Obduction (PC) – June
  • The Division: DLC 1 Underground (30 days early on Xbox One) – June
  • We Happy Few (PC, Xbox One) – June
  • Valentino Rossi The Game (PC, PS4, Xbox One) – June
  • Mighty No. 9 (PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One, Wii U) – Spring

Player support

Situs walkthrough, cheat, tips & trick terbaik:

 Gamefaqs

 ign


Situs untuk cek kebutuhan system game

 Game debate

Tales of Zesteria

Tales of Zestiria bercerita tentang sebuah dunia di mana manusia hidup bersama dengan roh spiritual yang disebutseraph. Pada zaman dahulu kala, manusia dan seraphhidup berdampingan. Manusia memuja para seraphsebagai dewa-dewi, dan sebagai gantinya para seraphmemberkati manusia dengan kedamaian dan kekayaan alam. 

Seiring berjalannya waktu, manusia menjadi semakin pintar dan independen. Semakin lama semakin sedikit manusia yang bergantung pada seraph, dan kepercayaan terhadap seraph perlahan ditinggalkan. Saat ini seraphhanya tinggal legenda belaka, bahkan manusia sudah tidak bisa melihat seraph.
Di era yang keras ini hiduplah seorang pemuda bernama Sorey. Ia memiliki kemampuan melihat seraph, dan ditakdirkan untuk menjadi seorang juru selamat yang disebut Shepherd (penggembala). Dikisahkan bahwa seorang Shepherd akan muncul ketika dunia sedang dalam kekacauan untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar.
Sayangnya misi Sorey tak berjalan mulus. Ada orang-orang yang ingin memanfaatkan kekuatan Shepherd demi hasrat pribadi. Ada juga orang-orang yang tak percaya pada ajaran sang Shepherd. Sorey pun terjebak antara sebuah misi, politik dan peperangan, serta hubungan antar manusia yang kompleks.

Konsep cerita dalam Tales of Zestiria menurut saya sangat menarik. Ceritanya tidak hanya sekedar good vs. evil seperti komik-komik remaja. Sesuatu yang terlihat jahat kadang tidak sepenuhnya jahat, dan yang terlihat baik pun tidak sepenuhnya baik. Setiap orang punya alasan masing-masing untuk bertindak, sehingga pada akhirnya “baik” dan “jahat” itu hanya masalah sudut pandang saja.

Pertarungan di Tales of Zestiria tergolong kompleks dan seru. Kelemahan tiap musuh penting untuk diperhatikan, dan kamu bisa melakukan gerakan menghindar di tengahcombo. Gerakan ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, misalnya memulihkan Spirit Charge atau memanipulasi kecepatan spell casting.


Fitur unik di game ini adalah Armatization, di mana dua karaktermu bergabung menjadi satu kesatria yang sangat kuat. Teknik ini bisa digunakan untuk banyak hal, seperti menyembuhkan HP, menghilangkan bad status, sampai menghidupkan kawan yang mati. Ini membuat strategi bertarung jadi makin variatif. Bila kamu suka bereksperimen, sistem pertarungan di Tales of Zestiria cukup dalam untuk dieksplorasi.



Sayangnya sistem ini kadang terlalu kompleks, bahkan terkesan sok kompleks. Contohnya, kamu tidak bisa menyembuhkan HP teman bila ia terkena bad status. Kamu harus memberinya Panacea Bottle dulu atau menggunakan spell spesifik terhadap bad status tersebut.


One Piece: Pirates Warrior 3


Gamer PC tampaknya harus berbahagia. Dengan popularitas yang kian tinggi jumlah user Steam yang meningkat cukup signifikan, ia mulai dilihat sebagai sebuah pasar potensial yang menguntungkan bagi banyak developer Jepang. Salah satu yang secara konsisten melahirkan game keren ke platform yang satu ini mungkin Bandai Namco. Beberapa franchise andalan mereka yang dulunya sempat dikenal sebagai eksklusif konsol – Tekken, Naruto, hingga Dynasty Warriors sendiri sudah meluncur dengan respon yang sangat positif. Berita baik untuk para penggemar seri anime yang sudah berjalan begitu lama – One Piece yang kebetulan hanya memiliki PC sebagai platform gaming, inilah informasi yang selama ini Anda tunggu!
Dikembangkan oleh Koei Tecmo dan dirilis oleh Bandai Namco, seri game terbaru One Piece yang mengambil genre Musou – One Piece: Pirate Warriors 3 akhirnya dipastikan akan menuju PC! Bagi Anda yang tidak terlalu familiar, Musou sendiri merupakan genre game action ala Dynasty Warriors yang memungkinkan karakter utama dengan kemampuan luar biasa untuk menundukkan ratusan pasukan tanpa tantangan yang berarti. Pirate Warriors 3 ini sendiri akan  mengambil cerita dari keberangkatan Luffy dkk dari Desa Fuschia hingga cerita Dressrosa. Karakter ikonik seperti Sabo, Doflamingo, dan Fujitora dipastikan akan muncul di sini.





Fallout 4


Hype, kata yang satu ini tampaknya sudah cukup untuk menggambarkan posisi Fallout 4 di mata gamer saat ini. Bagaimana tidak? Menjadi salah satu game yang paling diminta dari Bethesda sejak eksistensi Skyrim yang fenomenal, Fallout 4 akhirnya diperkenalkan kepada publik dengan cara yang tidak biasa. Berbeda dengan proyek kebanyakan yang biasanya diumumkan 1-2 tahun sebelum rilis untuk memancing lebih banyak perhatian, Bethesda cukup optimis bahwa Fallout 4 hanya butuh waktu beberapa bulan sebelum rilis. Optimisme yang terbayar manis. Hanya dalam hitungan hari sejak rilis, ia memang menorehkan angka penjualan yang luar biasa. Angka yang bahkan cukup untuk membuat pengunjung situs dewasa menurun dengan jumlah yang cukup signifikan.

Sebelum kita mulai lebih jauh membahas Fallout 4, Anda yang belum familiar dengan franchise ini harus mengerti bahwa terlepas dari dunia yang kita bagi, Fallout 4 menawarkan “alternatif” cerita yang berbeda. Setelah dunia menemukan tenaga nuklir, dunia “versi” Fallout 4 menggunakan sumber energi baru dengan sangat efektif, hingga mereka mendapatkan lompatan teknologi yang begitu signifikan. Nuklir menjadi sumber energi untuk banyak hal, bahkan menjadi pondasi untuk teknologi sehari-hari. Namun sayangnya, efektivitas ini tak berbanding lurus dengan sumber daya alam yang terus terkuras untuk menunjangnya. Hasilnya? Perang besar untuk memperebutkan resource pun terjadi yang juga sayangnya, berakhir nuklir. Tahun 2077, bumi tak lagi sama.

Di bulan Oktober 2077, Anda adalah keluarga Amerika Serikat yang bahagia dengan begitu banyak mimpi indah, apalagi dengan sang anak yang kini melengkapi. Sayangnya, kebahagiaan ini tak berlangsung lama. Dengan perang nuklir yang tak lagi terhindarkan, Anda terpilih oleh perusahaan bernama Vault-Tec sebagai salah satu pengungsi yang berhak untuk menempati Vault 111. Vault sendiri merupakan area dengan sistem pertahanan tinggi yang diklaim memang didesain untuk menyelamatkan sebanyak mungkin penduduk Amerika jika perang nuklir memang terjadi. Bersama dengan keluarga Anda, Vault 111 jadi satu-satunya solusi untuk terus bermimpi.

Namun sayangnya, alih-alih kehidupan yang baru, Vault-Tec justru meminta semua penghuninya melewati proses tidur Cyrogenic yang panjang tanpa ada penjelasan pasti. Anda sendiri ditidurkan berseberangan dengan pod sang suami/istri bersama bayi Anda yang sangat kecil. Namun di suatu ketika, Anda tiba-tiba terbangun tanpa pernah ada kejelasan apa yang sebenarnya terjadi. Terkurung, Anda harus menyaksikan dua orang asing yang entah datang dari mana membunuh pasangan Anda dan mengambil bayi yang Anda kasihi. Sebelum Anda bisa mengambil tindakan apapun, pod cyro ini kembali aktif dan Anda tertidur.

Mata Anda kembali terbuka kembali tanpa ada alasan yang pasti. Sang pod tiba-tiba terbuka, Anda menjadi satu-satunya orang yang selamat dari Vault 111. Tak ada yang tahu sudah berapa lama Anda tertidur, namun satu yang pasti, ini bukan lagi dunia di tahun 2077 seperti yang Anda kenal. Ini adalah Boston di tahun 2287, dan Anda resmi berusia 210 tahun. Terlepas dari semua makhluk aneh, radiasi, dan organisasi yang harus Anda hadapi, fokus Anda hanya satu – menemukan bayi Shaun yang sudah diambil paksa dari Anda.




The Witcher 3: Wild Hunt

The Witcher 3: Wild Hunt

Setelah beberapa kali diundur, akhirnya The Witcher 3: Wild Hunt sudah rilis. The Witcher 3 merupakan sebuahaction role-playing games yang disuguhkan sistem open world. Dikembangkan oleh CD Projekt RED menggunakan REDengine 3, game ini dirilis oleh Bandai Namco pada 19 Mei 2015 untuk konsol PlayStation 4, Xbox One, dan PC.


Judul ketiga dari seri video game The Witcher ini berkisah tengang seorang pemburu monster profesional bernama Geralt of Rivia, protagonis pada serial The Witcher. Tugasnya adalah untuk menemukan anak suci sudah diramalkan pada dunia yang sangat luas yang mana terdapat kota perdagangan, pulau bajak laut, melalui gunung berbahaya, dan banyak goa-goa terlupakan untuk dijelajahi.

Perbedaan yang sangat terasa antara The Witcher 3 dengan pendahulunya dapat dirasakan dari peningkatan kualitas grafis yang sangat detail. Bagi anda yang memainkan game ini di konsol PlayStation 4 atau Xbox One, bisa langsung menikmati perlainannya dengan santai. Hanya saja, untuk yang ingin memainkan game ini di PC, harus memastikan spesifikasi PC yang ingin digunakan untuk bermain sudah memadai karena persyaratan yang dibutuhkan terbilang tinggi.



Dalam permainannya, pemain akan bertarung dengan berbagai musuh dan mahluk mitos yang sangat kuat. Pertempuran berlangsung dengan menggunakan pedang, namun karakter juga memiliki kemampuan sihir api yang mampu membakar lawan hingga jadi abu. Gerakan karakter saat bertarung sangat halus, variasi gerakannya juga banyak, apalagi bagian tubuh lawan bisa terbelah hingga lepas. Sementara itu, suara yang dihasilkan ketika pertarungan berlangsung cukup heboh sehingga pengalaman saat bertarung lebih hidup.

Selain bertarung, game ini juga menghadirkan fitur untuk bersenang senang. Pemain bisa menggunakan uang yang dimiliki untuk pemutakhiran senjata, membeli armor, taruhan di pacuan kuda atau permainan kartu dan masih banyak lagi.

Daya tarik yang disuguhkan pada game ini adalah alur ceritanya. Pemain akan dibawa dalam kisah petualangan mencari seseorang yang mana dalam perjalanannya itu pemain akan menghadapi berbagai rintangan yang menantang dan seru. Di samping itu, game ini juga menghadirkan fan service yang cukup bagus mulai dari menampilkan lekuk tubuh wanita, adegan dewasa dan juga humor kasar. Momen paling mengesankan untuk saya adalah ketika bertarung melawan mahluk mitos raksasa dan menang.




Secara keseluruhan, dilihat dari detail grafisnya yang sangat tinggi, kaya fitur, AI musuh yang menantang serta alur cerita seru, The Witcher 3: Wild Hunt merupakan pilihan game keren yang akan membuat kamu betah berlama lama berada di depan layar, dan mengucapkan selamat tinggal untuk kehidupan sosial.

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain



Metal Gear Solid V: The Phantom Pain adalah game bergenre open world stealth adventure yang dikembangkan oleh Kojima Production dan dirilis oleh Konami untuk konsol PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One, dan PC mulai 1 September 2015. Game ini merupakan sekuel dari Metal Gear Solid: Ground Zeroes, sekaligus menjadi seri Metal Gear Solid atau MGS terakhir yang ditangani oleh sutradara game Hideo Kojima.

Pada game dengan moto Tactical Espionage Operations ini, pemain akan menggunakan karakter ikonis dari seri MGS yaitu Venom Snake atau populer juga dengan julukan Big Boss pimpinan tertinggi para tentara bayaran. Misi Big Boss adalah untuk balas dendam atas pembantaian tentaranya yang mana dalam penyerangan itu, ia pun menjadi target operasi untuk dihabisi. Pemain bisa melihat kejadian yang membuat Big Boss marah besar pada penghujung misi di game Ground Zeroes.

The Phantom Pain mengusung gameplay yang memungkinkan pemain untuk mengeksplorasi dunia dengan bebas. Kebanyakan misi pada game kesebelas dari seri Metal Gear ini harus diselesaikan dengan stealth atau mengendap. Meski demikian, The Phantom Pain tetap menghadirkan misi yang dapat diatas dengan sistem "Rambo" atau maju terus pantang mundur. Hanya saja apabila anda bukan tipe gamer yang suka akan permainan mengendap, nampaknya game ini akan sulit.

Grafis karakter dan detail dunia luas yang disuguhkan pada game ini tampak sangat sempurna dan hidup. Jika Kotakes telah memainkan Ground Zeroes, maka penampilan The Phantom Pain ini tidak jauh berbeda dengan game tersebut. Hanya saja, durasi permainan pada The Phantom Pain tidak sesingkat Ground Zeroes. Cutscene yang tayang di antara permainan pun menyuguhkan kisah yang sangat menarik, dengan pengambilan sudut pandang dramatis.

Secara keseluruhan, The Phantom Pain merupakan game yang sangat memuaskan. Namun perlu diketahui juga, dengan hype-nya saat ini, bukan berarti game ini cocok untuk semua kalangan gamers. Gameplay yang diusung dalam The Phantom Pain adalah stealth, yang mengharuskan pemain untuk menghabisi lawan dengan mengendap atau diam-diam.

Sabtu, 09 April 2016

Kamis, 07 April 2016

Rabu, 06 April 2016

final fantasy XIII

Apakah yang menurut Anda seharusnya ada dalam Final fantasy XIII? Penjelajahan ala RPG? Atau mungkin tidak adanya konsep kota seperti yang biasa ditemukan dalam game RPG lain? Apapun alasan Anda, Final Fantasy XIII mengalami penilaian yang buruk dari banyak pihak. Seakan angka 13 di judulnya menjadi angka sial. Lalu, bagaimana dengan Final Fantasy XIII-2? Mampukah game sekuel ini memperbaiki dan mengembalikan kepercayaan gamer akan kualitas seri Final Fantasy yang telah melegenda?
Bila Anda sempat membaca Preview Final Fantasy XIII-2 yang kami susun beberapa saat lalu, pastinya Anda dapat sedikit memperkirakan kualitas dari game ini. Ya, Final Fantasy XIII-2 jauh lebih baik dari pendahulunya! Bahkan, bisa dibilang Final Fantasy XIII-2 memiliki beragam fitur yang idealnya ada dalam game sebelumnya. Walaupun game ini sebenarnya dibangun dari pondasi yang sama, seperti cerita dan sistem battle-nya, tetapi Final Fantasy XIII-2 terasa seperti game yang benar-benar baru! Nah, berikut beberapa highlight yang dapat Anda temukan dalam game ini!

Cerita

Gamer yang berhasil menamatkan Final Fantasy XIII tentu mengetahui nasib dari semua karakternya. Setelah berhasil mengalahkan Orphan, fal’Cie yang mengatur Coccon; Lightning, Fang, dan Vanille mengorbankan dirinya dengan berubah menjadi kristal raksasa yang menahan jatuhnya Cocoon ke Pulse. Pada saat bersamaan Serah, adik Lightning yang berubah menjadi kristal pada awal permainan Final Fantasy XIII kembali menjadi manusia. Akhir yang menggantung dan samar pada ending Final Fantasy XIII diteruskan ceritanya pada Final Fantasy XIII-2. Jadi, Anda harus memainkan Final Fantasy XIII-2 untuk mengetahui keseluruhan ceritanya!
Permainan Final Fantasy XIII-2 diisi dengan petualangan Serah dan Noel Kreiss, pemuda misterius dari masa depan dalam menemukan Lightning. Ternyata, Lightning tidak ikut menjadi kristal seperti yang dikira semua orang dan memulai hidup barunya di Valhalla, dunia lain yang disebut Invisible World. Bila Anda mengetahui mythology buatan Square-Enix yang bernama Fabula Nova Crystallis, maka Anda akan lebih mengerti mengenai keberadaan Invisible World (Valhalla) dan Visible World (Pulse dan Coccoon). Mythology ini pula yang menjadi pondasi dasar cerita Final Fantasy lain, seperti Final Fantasy Agito XIII (Final Fantasy Type-O) dan Final Fantasy Versus XIII.
Konsep cerita dalam Final Fantasy XIII-2 begitu menarik untuk dimainkan. Pada game ini, Anda akan bertualang menjelajahi dimensi waktu dengan menggunakan Time Gate. Anda akan bertemu dengan tempat yang sama 3, 5, bahkan 200 tahun kemudian. Namun, keadaan dari tempat itu dan kondisi dunia telah berubah di setiap dimensi waktu yang Anda jelajahi. Hal inilah yang membuat Final Fantasy XIII-2 begitu menyenangkan untuk dimainkan!

Gameplay dan Battle

Sekilas memang tidak banyak yang berubah dari sisi gameplay dan battle. Anda tetap menjalankan karakter seperti Final Fantasy XIII dan battle juga berjalan sama. Pertempuran melawan musuh akan dijalankan dalam konsep Active Time Battle (ATB) unik dari Final Fantasy XIII, dimana Anda akan memasukkan urutan aksi yang memiliki harga indikator ATB. Mulanya Anda akan memiliki tiga ATB saja dan indikator akan terisi dalam waktu tertentu. Namun, seiring meningkatnya kekuatan karakter, jumlah ATB akan meningkat dan harga ATB untuk menjalankan aksi yang lebih kuat akan lebih besar. Akibatnya, Anda harus menunggu lebih lama untuk menjalankan serangan yang dahsyat.
Perbaikan dalam gameplay bila dibandingkan Final Fantasy XIII terletak pada beragam fitur baru. Kini Anda dapat melompat ketika menjelajah! Hal ini memang tidak begitu penting, tetapi fitur ini memberi Anda pengendalian penuh terhadap aksi karakter. Jumlah karakter yang dapat dimainkan juga menyusut jauh. Anda hanya dapat memainkan Serah dan Noel saja di sepanjang permainan. Karakter yang sebelumnya ada di Final Fantasy XIII dapat Anda temui di sepanjang perjalanan, seperti Hope dan Snow. Namun, mereka hanya menjadi tokoh tamu saja. Untuk menambal kekurangan ini, Final Fantasy XIII-2 memberikan fitur yang jauh lebih menarik, yaitu kemampuan untuk merekrut monster!
Memulai pertempuran dalam Final Fantasy XIII-2 juga berbeda dengan sebelumnya. Kini, Anda tidak dapat lagi melihat monster berkeliaran di area permainan. Pertempuran terjadi dengan menggunakan sistem random battle, yaitu Anda akan dikejutkan dengan kehadiran monster ketika bertualang. Namun, cara memulainya ternyata terkesan unik. Sebab, Anda akan menggunakan fitur Mog Clock untuk menentukan apakah battle akan menjadi preemptive, normal, atau ambush. Lebih jauh mengenai sistem Mog akan kami bahas nanti.
Fitur baru yang menurut kami paling menarik justru terletak pada adanya Cinematic Action dan Live Trigger. Cinematic Action akan muncul di tengah pertempuran melawan boss dan Anda akan diminta untuk menekan tombol yang tertera di layar permainan! Tombol tersebut akan memiliki durasi untuk ditekan dan kegagalan menekan tombol tersebut akan tercermin dalam aksi karakter Anda. Beda lagi dengan Live Trigger. Fitur ini akan muncul ketika Anda menghadapi pilihan di dalam event. Anda harus memilih salah satu respons jawaban dari empat opsi yang tersedia. Setiap jawaban akan memiliki efek yang berbeda! Keberhasilan pada Live Trigger dan Cinematic Action akan memberikan hadiah yang menarik. Pada kasus Live Trigger, ia bahkan akan memberikan hadiah yang berbeda untuk setiap opsi jawaban!